Cara Mengobati Gatal Budug Yang Menyerang Santri

Cara Mengobati Gatal Budug Yang Menyerang Santri

Posted by

Cara mengobati gatal budug yang menyerang santri – Penyakit Budug atau dalam istilah medis disebut dengan Scabies adalah penyakit gatal pada kulit yang disebabkan oleh tungau atau kutu kecil yang bernama Sarcoptes Scabiei varian hominis. Penyakit kulit ini sering ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan mudah menular melalui kontak langsung atau tidak langsung. Scabies / penyakit budug merupakan penyakit kulit umum yang banyak diderita oleh masyarakat kita. Penyakit budug dapat menyebar dari orang ke orang, makanya penyakit ini mudah menular. Penularan budug bisa terjadi secara kontak langsung atau bersentuhan anta kulit dan hubungan suami istri. Bisa juga terjadi secara tak langsung misalnya melalui pakaian, handuk, dan tempat tidur yang dipakai bersama-sama. Maka tak heran jika penyakit budug ini akan mengenai orang secara berjamaah seperti dalam satu keluarga, satu asrama, pondok pesantren dan satu sekolah. Banyak faktor lainya mengapa budug sering melanda para santri.

Cara Mengobati Gatal Budug Yang Menyerang Santri

Kenapa santri rawan terkena kulit budug

  1. Pengunaan handuk yang bergiliran

Pengunaan handuk secara bersamaan atau bergiliran tentunya sangat berpotenti terkena penyakit budug, karena bisa jadi hal ini disebabkan karena kuman air yang menempel di handuk hinggap dan menular ketubuh yang senulanya tidak terkena penyakit budug.

  1. Penggunaan sabun batang

Mengunakan sabun batang tentunya akan mempermudahkan bakteri atau kuman air tinggal dan berkembang dalam sabun, apalagi pengunaan sabun yang bergantian. Sebaiknya Anda lebih baik menggunakan sabun cair yang tentunya aman digunakan untuk dipakai berbarengan (keluarga).

  1. Air banjir

Air banjir dimana-mana sering menimbulkan banyak masalah, salah satunya adalah masalah sumber penyakit kulit, terutama penyakit budug. Air barjir yang keruh dan hitam tentunya mengandung berbagai macam bakteri yang tercampur dan terbawa dari kali-kali yang kotor.

  1. lingkungan yang kotor

lingkungan yang kotor seperti sampah sampah kecil berserakan, lantai kotor dan lainya menyebabkan santri gampang terkena kulit budug

  1. Infeksi Jamur

Penyebab budug  salah satu yang terbanyak adalah karena infeksi jamur. Istilah medisnya adalah tinea cruris. Karena kebersihannya yang kurang dijaga maka jamur akan mudah tumbuh pada selangkangan. cara mengatasi eksim pada kaki Jamur sangat mudah tumbuh di daerah lembab seperti daerah selangkangan.

  1. Infeksi Bakteri

Ada beberapa orang yang mengalami iritasi atau kulit meradang menjadi kemerahan. Hal ini juga rentan terhadap infeksi. Apabila telah terjadi infeksi bakteri, maka gatal diselangkangan akan semakin terasa dab kulit menjadi berwarna kemerahan, dan kadang timbul nanah. Jika infeksi semakin parah, penderita akan terasa nyeri dan demam.

untuk anda, anak anda atau keluarga anda yang sedang berada di asrama pondok pesantren kebetulan terkena penyakit kulit budug jangan khawatir, karena banyak cara yang bisa anda lakukan dari mulai berkonsultasi ke dokter hingga obat budug alami, karena penyakit budug ini sering melanda satri mungkin lebih tepatnya obat budug santri.

Baca juga : Cara alami mengobati kurap

cara mengobati budug secara alami

  1. Kunyit

Sifat antiseptic dan anti inflamasi yang terdapat dalam kunyit, sangat berguna untuk mengobati kudis dengan cepat. Caranya, buatlah pasta lembut dengan menumbuk rimpangnya. Campur dengan air lemon, oleskan pada kulit yang timbul kudis.

  1. Temu ireng

Temu hitam diyakini oleh banyak orang dapat mengatasi kudis dengan cepat. Caranya, ambil 1 rimpang temu ireng kemudian cuci dengan air yang mengalir. Tumbuk, campur dengan minyak kelapa sampai merata. Terapkan pasta ini pada kulit yang bermasalah, bungkus menggunakan kasa bersih. Lakukan pengobatan ini, 3 kali dalam sehari.

  1. Daun mimba

Pengobatan scabies secara tradisional dapat juga menggunakan daun nimba atau mimba. Daun ini memiliki sifat anti jamur dan anti bakteri yang efektif untuk membasmi tungau penyebab kudis. Haluskan daunnya, aplikasikan pada kulit selama 20 menit kemudian bilas dengan air bersih. Lebih lengkap: 13 Manfaat Daun Mimba Untuk Kecantikan dan Pengobatan

  1. Tanaman brotowali

Cara lain untuk mengobati kudis secara tradisional adalah menggunakan batang tumbuhan brotowali. Anti bakteri dalam brotowali ternyata efektif untuk melawan kutu scabies dan telurnya. Tumbuk batang tanaman ini sampai lumat, aplikasikan pada bagian kulit yang menjadi sarang kutu.

  1. Minyak lavender

Manfaat minyak lavender termasuk untuk menumpas parasit penyebab kudis, serta meningkatkan regenerasi sel. Aplikasikan minyak ini pada kulit anda, untuk menyembuhkan kudis dengan cepat. Lakukan pijatan lembut selama beberapa menit, bilas dengan air bersih.

  1. Bawang putih

Bumbu dapur ini memiliki sifat anti radang dan anti bacterial, yang ampuh untuk mengatasi penyakit kudis. Haluskan bawang putih hingga terbentuk pasta lembut, terapkan pada koloni scabies di kulit.

  1. Cuka

Salah satu khasiat cuka adalah mengubah tingkat pH kulit, sehingga kutu scabies tidak betah untuk tinggal di kulit. Teteskan cuka pada kapas, oleskan pada kulit anda. 8. Lidah buaya Sifat anti-mikroba dalam aloe vera membantu untuk mempercepat penyembuhan luka akibat scabies. Cara menggunakan, terapkan gel lidah buaya pada kulit yang muncul kudis. Biarkan selama 60 menit atau sampai kering, kemudian cuci dengan sabun dan air bersih.

  1. Lemon dan Minyak Kelapa

Cara paling mudah untuk mengatasi gatal pada kulit adalah dengan jeruk lemon dan minyak kelapa. Caranya cukup sederhana, peras jeruk lemon, kemudian campurkan perasannya dengan minyak kelapa. cara mengobatinya adalah dengan mengoleskan campuran tersebut ke bagian kulit yang terasa gatal

Cara mengobati budug di atas bisa anda lakukan ketika sedang waktu senggang, agar dapat di dilakukan dengan benar. Meskipun telah di obati dengan obat budug alami. budug tetap saja sulit untuk dihindari, karena penyakit ini sangat dekat dengan kita.  Seperti penyebab di atas budug terjadi karena lingkungan kita sendiri. Untuk itu sebaiknya setelah di obati anda cegah agar budug tidak kambuh lagi.

Cara mencegah agar budug tidak kambuh kembali

  1. Menjaga lingkungan

Lingkungan menjadi faktor utama terjadi nya budug pada santri.  Lingkungan yang bersih akan berpengaruh pada kesehatan tubuh anda, bukan hanya pada kulit namun juga pada organ tubuh lainya. Karena 70 % kesehatan anda terjadi karena lingkungan

  1. Handuk dan pakaian

Penggunaan handuk atau pakaian lainya di usahakan jangen tercampur degan santri lainya. Apalagi dengan santri yang terkena penyakit kulit selain budug. Itu akan mengakibatkan cepatnya terjadi penyakit budug pada santri

  1. Sabun

Mungkin di atara kalian atau di lingkungan asrama banyak yang menggunakan sabun santri lain atau bahkan sabun anda di pakai santri lain, apalagi kalo sabunya batangan itu hal yang paling cepat terjadinya budug atau tertular nya penyakit kulit ini.

Itulah beberapa informasi tentang penyakit yang sering melanda santri. Terimakasih semoga bermanfaat. Sumber : http://www.ahlinyagatal.com/blog/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *